The Scream Lukisan Paling Ikonik yang Penuh Misteri dan Makna

lukisan the scream
lukisan the scream

Kalau ngomongin lukisan yang paling terkenal di dunia, pasti The Scream karya Edvard Munch masuk dalam daftar teratas. Lukisan ini bukan cuma terkenal karena bentuknya yang unik, tapi juga karena ekspresinya yang bikin banyak orang bertanya-tanya: Kenapa tokohnya kelihatan begitu ketakutan? Apa yang sebenarnya terjadi?

Nah, kalau lo juga penasaran, yuk kita bahas sejarah, makna, teori-teori menarik, hingga fakta unik seputar The Scream!

1. Sejarah The Scream: Awal Mula Terciptanya Mahakarya Ini

Edvard Munch, seorang pelukis asal Norwegia, pertama kali menciptakan The Scream pada tahun 1893. Tapi, tahukah lo kalau sebenarnya Munch membuat beberapa versi lukisan ini? Yup! Ada empat versi The Scream, dibuat dengan berbagai media seperti cat minyak, pastel, dan litografi.

Lukisan ini terinspirasi dari pengalaman pribadi Munch. Dalam catatan hariannya, ia menulis:

“Suatu hari, saat berjalan-jalan bersama dua teman di senja hari, tiba-tiba langit berubah warna menjadi merah darah. Aku merasa cemas dan panik, lalu aku berdiri diam sementara teman-temanku terus berjalan. Aku merasakan jeritan tak berujung di alam semesta.”

Dari sini, kita bisa tahu kalau lukisan ini bukan sekadar gambar biasa, tapi cerminan dari perasaan Munch sendiri—rasa cemas, takut, dan mungkin bahkan kesepian.

2. Makna dan Simbolisme di The Scream

1. Ekspresi Wajah yang Ikonik

Tokoh utama di lukisan ini punya ekspresi yang sangat khas: mulut terbuka lebar, mata melotot, dan tangan menutup telinga seolah-olah sedang mendengar suara yang sangat mengerikan. Banyak yang percaya bahwa tokoh ini sedang mengalami kecemasan atau bahkan gangguan mental.

2. Langit Merah Dramatis

Langit di latar belakang berwarna merah-oranye yang mencolok. Banyak teori yang beredar tentang makna warna ini, di antaranya:

  • Refleksi perasaan panik dan ketakutan Munch.

  • Fenomena alam sungguhan—beberapa ilmuwan mengaitkan langit merah ini dengan letusan gunung Krakatau pada tahun 1883, yang menyebabkan efek atmosfer global selama bertahun-tahun.

  • Simbol kehancuran dan kiamat, mencerminkan kecemasan akan masa depan.

3. Jembatan dan Dua Sosok di Latar Belakang

Di bagian belakang, terlihat dua orang yang berjalan menjauh dari tokoh utama. Ini sering ditafsirkan sebagai kesepian dan keterasingan, seolah-olah dunia terus berjalan sementara tokoh utama merasa tersesat dalam pikirannya sendiri.

3. Teori dan Misteri di Balik The Scream

Lukisan ini memang penuh dengan teori dan spekulasi. Berikut beberapa teori paling menarik yang berkembang tentang The Scream:

1. Tokohnya Bukan Manusia?

Ada teori yang menyebutkan kalau sosok utama di The Scream bukanlah manusia, melainkan tengkorak atau alien! Bentuk kepalanya yang bulat dan wajahnya yang menyerupai topeng memang mendukung teori ini.

2. The Scream Adalah Simbol Gangguan Mental

Banyak ahli seni percaya bahwa The Scream adalah representasi dari kecemasan, depresi, atau bahkan skizofrenia. Ini juga cocok dengan kehidupan pribadi Munch, yang memang mengalami berbagai trauma dan masalah psikologis sepanjang hidupnya.

3. Terinspirasi dari Mumi Peru?

Beberapa orang berpendapat bahwa ekspresi wajah di The Scream mirip dengan mumi suku Chachapoya dari Peru yang memiliki wajah menyeramkan dengan mulut terbuka. Munch mungkin pernah melihat gambar mumi ini di sebuah museum dan mendapat inspirasi darinya.

4. Fakta Unik The Scream

1. Lukisan Ini Pernah Dicuri Dua Kali!
Lukisan The Scream sempat dicuri dua kali—pertama pada tahun 1994 dari National Gallery di Oslo, dan kedua pada tahun 2004 dari Munch Museum. Untungnya, kedua versi yang dicuri berhasil ditemukan kembali.

2. Salah Satu Lukisan Termahal di Dunia
Salah satu versi The Scream yang dibuat dengan pastel terjual di lelang seharga $119,9 juta pada tahun 2012! Ini menjadikannya salah satu lukisan paling mahal yang pernah dijual.

3. Salah Cetak dalam Litografi The Scream
Munch juga membuat versi cetakan The Scream menggunakan teknik litografi. Uniknya, ada beberapa versi cetakan yang salah cetak, membuat gambar menjadi lebih menyeramkan. Sekarang, cetakan-cetakan ini dianggap sebagai barang koleksi yang sangat langka.

4. Ada Tulisan Misterius di Lukisan Ini
Pada salah satu versi The Scream, terdapat tulisan kecil di sudut lukisan yang berbunyi: “Hanya bisa dilukis oleh orang gila!” Awalnya, orang mengira ini adalah coretan orang lain, tapi setelah diteliti, ternyata tulisan ini dibuat oleh Munch sendiri!

5. Pengaruh The Scream di Dunia Modern

The Scream bukan sekadar lukisan, tapi sudah menjadi ikon budaya pop! Lukisan ini sering muncul dalam berbagai bentuk, seperti:

  • Parodi dan meme di internet—banyak orang mengedit wajah The Scream ke dalam berbagai situasi lucu.

  • Film dan kartun—misalnya, karakter “Ghostface” di film Scream terinspirasi dari ekspresi wajah di lukisan ini.

  • Merchandise dan fashion—kaos, tas, hingga casing HP dengan gambar The Scream laris di pasaran.

6. Di Mana Lo Bisa Melihat The Scream?

Ada empat versi utama The Scream yang tersebar di berbagai museum di Norwegia:

  1. National Gallery, Oslo (1893) – versi paling terkenal.

  2. Munch Museum, Oslo (1910) – versi dengan warna lebih terang.

  3. Versi pastel di tangan kolektor pribadi – pernah dilelang seharga $119,9 juta.

  4. Versi litografi – disimpan di beberapa koleksi seni di seluruh dunia.

Jadi, kalau lo pengen melihat The Scream secara langsung, Oslo adalah destinasi yang wajib dikunjungi!

The Scream, Lukisan yang Abadi dan Penuh Makna

The Scream bukan cuma sekadar lukisan, tapi juga simbol dari emosi manusia yang paling dalam—ketakutan, kecemasan, dan kesepian. Dengan sejarah yang menarik, teori yang bikin penasaran, serta pengaruh besarnya dalam dunia seni dan budaya pop, nggak heran kalau lukisan ini tetap jadi salah satu yang paling ikonik sepanjang masa.

Kalau lo lihat The Scream, apa yang lo rasain? Ketakutan? Kecemasan? Atau justru sesuatu yang lain? Yuk, share pendapat lo di kolom komentar!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top